Thursday, November 18, 2021

Contoh Laporan Asuhan Keperawatan Keluarga

 

ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA PADA TAHAP PERKEMBANGAN ANAK PERTAMA (CHILD BEARING): ANAK USIA TODDLER DI KECAMATAN KASIHAN KABUPATEN BANTUL

D.I. YOGYAKARTA

 

 

 

 



 

 

 

 

 

 

Oleh:

Esa Kartika

NIM.200300731

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

PROGRAM STUDI PROFESI NERS

FAKULTAS ILMU-ILMU KESEHATAN

UNIVERSITAS ALMA ATA YOGYAKARTA

2020

Pengkajian Keperawatan Keluarga

 

Penjajakan I

A.    Data Umum

No

Nama

Jenis Kelamin

Umur

Hubungan dengan Keluarga

Pendidikan

Pekerjaan

1.

Tn. A

L

34

Suami

S1

Wiraswasta

2.

Ny.Z

P

30

Istri

SMA

Wirausaha

3.

An.F

L

24 bulan

Anak

-

-

 

1.      Komposisi Keluarga dan Genogram

Keluarga terdiri dari suami, istri, dan anak yang tinggal dalam satu rumah.

Genogram:

2.      Tipe Keluarga

Tipe keluarga yaitu nuclear family/ keluarga inti yang terdiri dari ayah, ibu dan satu anak.

3.      Latar Belakang Budaya

Ny.Z berasal dari suku sunda, dan Tn.A berasal dari suku jawa.

4.      Identifikasi Religius

Ny.Z mengatakan dirinya rutin mengikuti kegiatan pengajian yang diadakan kompleks perumahannya. Tn.A jika sedang ada di rumah rutin sholat di masjid dan mengikuti kegiatan pengajian di lingkungan kompleks perumahan.

5.      Status Ekonomi dan Sosial

Tn. A bekerja sebagai wiraswasta di kota Solo, dan kembali ke rumah setiap akhir pekan. Ny. Z mempunyai usaha jualan frozen food dari rumahnya. Total penghasilan Tn.A dan Ny.Z ±10.000.000/bulan.

6.      Aktifitas Rekreasi

Keluarga rekreasi setiap akhir pekan saat Tn.A libur bekerja. Tempat rekreasi bervariasi, biasa ke mall, tempat wisata di dalam kota atau luar kota, dan saat liburan panjang keluarga pulang ke rumah orang tua di Jombang.

 

B.     Riwayat dan Tahap Perkembangan Keluarga

1.      Tahap Perkembangan Keluarga Saat Ini

Perkembangan keluarga saat ini berada pada tahap keluarga dengan anak pertama (child bearing).

2.      Sejauh mana keluarga memenuhi tugas–tugas perkembangan yang sesuai dengan tahap perkembangan saat ini

a.       Keluarga telah melakukan proses adaptasi terhadap hadirnya anak pertama

b.      Hubungan antara anggota keluarga harmonis walaupun Tn.A bekerja di luar kota

c.       Ny.Z dan Tn. A telah melakukan proses bimbingan pertumbuhan dan perkembangan An.F

d.      Keluarga sudah membuat tabungan khusus untuk An.F

e.       Tn.A mengajak An.F ke masjid saat waktu sholat

f.  Sudah dilakukan pembagian peran dan tanggung jawab

3.      Apa saja tugas perkembangan keluarga yang belum terpenuhi

Menata ruang untuk anak, hal ini dikarenakan Ny.Z harus membagi waktu antara mengurus anak, rumah dan usahanya, sehingga tidak sempat merapihkan rumah saat banyak pesanan.

4.      Riwayat Keluarga Inti

Tn.A dan Ny.Z tidak menderita penyakit kronis. Selama proses kehamilan An.F berjalan lancar, ANC dan persalinan di lakukan di RS, dan proses persalinan berjalan lancar dan normal.

5.      Riwayat Keluarga Sebelumnya

Ke dua orang tua Tn.A menderita penyakit DM, dan ibu dari Ny.Z menderita hipertensi.

6.      Penyakit yang Diderita Sekarang Oleh Setiap Anggota Keluarga

Seluruh anggota keluarga saat ini dalam keadaan sehat, tidak menderita penyakit.

 

C.    Data Lingkungan

1.      Karakteristik Rumah

a.       Denah Rumah

 


b.      Bangunan Rumah

Jenis rumah permanen, status kepemilikan rumah yaitu rumah pribadi, luas rumah 50 m2   .

c.       Karakteristik Dalam Rumah

Rumah memiliki dua kamar tidur, satu kamar mandi, satu ruang tamu yang terhubung dengan ruang makan (berfungsi juga sebagai ruang keluarga), dan dapur. Keadaan kamar mandi bersih, mengguakan kloset duduk, tidak menggunakan bak penampungan dan menggunakan shower. Sumber air bersih berasal dari air PDAM, dan sumber air minum menggunakan air minum isi ulang. Kebersihan rumah baik, tetapi terlihat tidak dirapihkan dan tampak mainan An.F berserakan di lantai berukuran kombinasi antara mainan berukuran besar, sedang dan kecil.

d.      Ventilasi dan Pencahayaan

Ventilasi dan pencahayaan rumah baik.

2.      Karakteristik Lingkungan dan Komunitas Tempat Tinggal

Keluarga tinggal di perumahan, lingkungan perumahan bersih, dan ada pohon-pohon di titik tertentu. 

3.      Mobilisasi geografis keluarga

Keluarga Tn.A tinggal menetap di perumahan Padma Residence Ngentak, Bangunjiwo, Kasihan, Bantul.

4.      Hubungan Keluarga dengan Fasilitas Kesehatan dalam Komunitas

Kalau ada anggota keluarga yang sakit dibawa ke RS atau klinik dokter.

5.      Saran Pendukung Keluarga

Untuk berpergian keluarga memiliki motor dan mobil, dan untuk mendapatkan berita keluarga memiliki televisi dan smartphone.

 

D.    Struktur Keluarga

1.      Pola Komunikasi

Sehari-hari keluarga saling berkomunikasi menggunakan bahasa Indonesia.

 

 

2.      Struktur Kekuasaan

Pengambilan keputusan dilakukan dengan cara didiskusikan bersama antara Tn.A dan Ny.Z, masing-masing anggota keluarga memahami posisinya masing-masing dan saling menghargai.

3.      Struktur Peran

Jika ada permasalahan akan didiskusikan antara Tn.A dan Ny.Z, Tn.A sebagai kepala keluarga mengambil keputusan akhir setelah mempertimbangkan hasil diskusi. Penghasilan utama tetap berasal dari Tn.A, dan Ny.Z usaha sebagai penghasilan tambahan. Saat berada di rumah Tn.A akan fokus menghabiskan waktunya bersama keluarga secara berkualitas untuk mengganti waktu 5 hari saat di luar kota.

4.      Struktur Nilai-Nilai Keluarga

Keluarga tidak memiliki nilai atau norma yang bertentangan dengan kesehatan dan menganggap kesehatan merupakan hal yang penting, karena itu Tn.A dan Ny.Z secara rutin berolahraga, dan olahraga yang digemari Tn.A adalah bersepeda.

 

E.     Fungsi Keluarga

1.      Fungsi Afektif

Keluarga Tn.A merupakan keluarga yang harmonis dan saling berinteraksi dengan baik. Tn.A selalu memberikan dukungan dan perhatian kepada istri dan anaknya. Ny.Z juga selalu memberikan dukungannya kepada suami.

2.      Fungsi Sosialisasi

Keadaan emosi seluruh anggota keluarga Tn. A baik dan stabil, tidak ada kebiasaan buruk di dalam keluarga yang dapat merugikan kesehatan, pengambilan keputusan dilakukan dengan proses diskusi terlebih dahulu. Lingkungan tempat tinggal keluarga tenang, aman dan baik untuk membesarkan anak. Hubungan baik dengan tetangga selalu terjaga.

3.      Fungsi Keperawatan Kesehatan

Apabila ada anggota keluarga yang sakit, keluarga segera membawanya ke klinik dokter atau RS. Ketrampilan keluarga dalam merawat An.F terkait proses peningkatan penggunaan toilet dan keamanan masih kurang, hal ini ditunjukkan dari Ny.Z yang mengatakan sudah berusaha melatih anaknya BAB dan BAK, sedangkan berdasarkan hasil asesmen kesiapan toilet training menunjukkan An.F belum siap secara psikososial. Kemampuan keluarga untuk menjaga lingkungan anak tetap aman masih kurang, hal ini ditandai dengan keluarga memberikan mainan yang berukuran kecil sehingga bahaya terjadi aspirasi, dan Ny.Z minum teh sambil memangku An.F.

4.      Fungsi Reproduksi

Saat ini Ny.Z menggunakan kontrasepsi oral, belum berencana menambah anak dalam waktu dekat.

 

F.     Stress dan Koping Keluarga

1.      Stresor Jangka Pendek ( < 6 bulan ) yang Dirasakan Keluarga

Tidak ada masalah yang dihadapi keluarga pada kurun waktu kurang dari 6 bulan ini. Jika ada kendala selama proses mengasuh anak Ny.Z selalu berusaha menenangkan diri dan melakukan komunikasi dengan Tn.A sehingga tidak menjadi sesuatu yang bisa menyebabkan stress.

2.      Stresor Jangka Panjang ( > 6 bulan ) yang Saat Ini Terjadi Pada Keluarga

Memikirkan sakit DM dan hipertensi yang diderita orangtua, tetapi Tn.A dan Ny.Z mengatasinya dengan cara selalu mengingatkan orang tua untuk kontrol dan rutin mengunjungi orang tua.

3.      Cara Keluarga Dalam Menghadapai Stresor

Cara mengahadapi stressor dengan saling berdiskusi dan memecahkan masalah yang timbul sebelum masalah itu menjadi besar, keterbukaan dalam komunikasi juga selalu di jaga. Rekreasi dilakukan secara rutin untuk menghilangkan kepenatan.

4.      Strategi Koping yang Digunakan Oleh Keluarga Untuk Menghadapi Stresor Tersebut

Strategi positif digunakan keluarga untung menghadapi stresor 

5.   Apakah Anggota Keluarga Berbeda Dalam Cara-Cara Koping Terhadap Masalah-Masalah Mereka Sekarang.

Keluarga Tn.A selalu menggunakan cara yang sama dalam menghadapi masalah keluarga yaitu dengan mendiskusikannya bersama-sama.

 

G.    Harapan Keluarga

Keluarga selalu berharap seluruh anggota keluarga dalam keadaan sehat, dan An.F dapat menjadi anak yang sholeh dan berhasil saat besar nanti.

 

H.    Pemeriksaan Fisik

1.      Tn.A

Tidak dilakukan pemeriksaan fisik karena Tn.A sedang berada di Solo. Anamnesis dilakukan menggunakan WhatsApp Call milik Ny.Z. Tn.A tidak memiliki keluhan terkait kesehatannya. TD terakhir sekitar 1 bulan lalu yaitu 120/70 mmHg

2.      Ny.Z

Keadaan umum baik, TD: 110/70 mmHg, menurut Ny.Z itu adalah TD yang normal untuknya, N: 84x/m, R:20x/m. Ny.Z tidak memiliki keluhan terkait kesehatannya.

3.      An.F

Keadaan Umum baik

·         Deteksi dini penyimpangan perkembangan (1):

-          Gerak halus: An.F dapat meletakkan 1 kubus diatas kubus yang lain tanpa menjatuhkan kubus itu

-          Bicara dan bahasa: anak dapat menunjuk dengan benar tanpa bimbinganan, petunjuk, atau bantuanan bagian tubuhnya: rambut, mata, mulut, perut, kaki

-          Sodialisasi dan kemandirian: Ny.Z mengatakan anaknya suka meniru bila ibunya sedang melakukankan sesuatu

-          Bicara dan bahasa: Ny.Z mengatakan anaknya bisa mengucapkan lebih dari 3 kata

-          Gerak kasar: Ny.Z mengatakan anaknya dapat berjalan mundur 6 langkah atau tanpa kehilangan keseimbangan

-          Gerak halus: Ny.Z mengatakan anaknya dapat melepaskan pakaiannya sendiri

-          Gerak kasar: Ny.Z mengatakan anaknya dapat berjalan naik tangga sendiri dengan dalam posisi tegak dan berpegangan pada dinding atau tangga

-          Sosialisasi dan kemandirian: Ny.Z mengatakan anaknya bisa makan nasi sendiri tanpa banyak tumpah

-          Bicara dan bahasa: Ny.Z mengatakan anaknya dapat membantu  memungut mainannya sendiri jika diminta

-          Gerak kasar: anak dapat menendang bola yang diletakkan didepan kakinya tanpa terjatuh

Hasil interpretasi tidak ditemukan perkembangan An.F sesuai umurnya dan tidak ada penyimpangan.

·         Asesmen kesiapan toilet training (2,3):

-          An. F secara fisik telah siap ditandai dengan berusia 24 bulan, mampu menjaga diaper tetap kering selama 2 jam, mampu duduk, berjalan dan jongkok, membuka baju dan celana sendiri

-          An. F secara psiskososial belum siap secara keseluruhan:

Item psikososial yang telah siap: An.F mampu berbicara lebih dari 3 kata, An.F telah merasakan sensasi BAK dan BAB, dan telah mampu menirukan perilaku orang lain

Item psikososial yang belum siap: walaupun An.F telah menunjukkan ketidaknyamanan jika diaper basah tetapi An.F belum mengekspresikan keinginannya untuk BAK dan BAB di toilet dan belum bisa duduk di atas kloset  selama > 5 menit dan tidak berpindah

·         Orang tua belum siap dikarenakan orang tua belum mengetahui kesiapan toilet training An.F

 

 

Penjajakan II

Penjajakan tahap II mengacu pada pelaksanaan 5 tugas kesehatan keluarga :

1.      Mengenal masalah kesehatan

Keluarga Tn.A tidak menjaga lingkungan rumah untuk pencegahan kejadian cedera pada An.F dan belum mengetahui kesiapan toilet training An.F.

2.      Mengambil keputusan

Ny.Z mengatakan memulai proses toilet training karena An.F sudah mengatakan kalau merasa ingin BAK dan BAB, tetapi gagal melatih anaknya BAB dan BAK di toilet. Ny.Z mengatakan saat duduk di atas kloset An.F tidak bisa BAB, An.F tidak berusaha menahan BAK dan masih BAK di diaper, diaper An.F masih kering setelah 2 jam mengganti diaper. Orang tua belum mengetahui kesiapan toilet training An.F

3.      Merawat anggota keluarga

Ny.Z mengatakan jika anaknya sakit maka dirinya dan suaminya akan bekerja sama menjaga An.F, dan akan meminta bantuan orangtuanya jika situasi tidak memungkinkan.

4.      Modifikasi lingkungan

Keluarga Tn.A tidak melakukan modifikasi lingkungan

5.      Pemanfaatan fasilitas kesehatan

Keluarga Tn.A pergi ke klinik dokter atau RS jika ada anggota keluarga yang sakit.

 

 

Analisa Data

No

Data Penunjang

Diagnosa Keperawatan

1.

DS:

-          Tn.Z bekerja di kota Solo dan kembali di akhir pekan

-          Ny.Z harus membagi waktu antara mengurus anak, rumah, dan usahanya

-          Ny.Z tidak sempat merapihkan rumah kalau pesanan sedang banyak

-          Ny.Z mengatakan diaper An.F masih kering setelah 2 jam mengganti diaper

-          Ny.Z mengatakan sudah berusaha melatih anaknya BAB dan BAK di toilet tetapi gagal

-          Ny. Z mengatakan An.F tidak berusaha menahan BAK dan masih BAK di diaper

-          Ny.Z mengatakan An. F sudah bisa mengatakan ingin BAB, tetapi saat duduk di atas kloset An.F tidak bisa BAB

-          Ny.Z mengatakan An.F sudah bisa memakai dan melepaskan bajunya sendiri

DO:

-          Ukuran-ukuran mainan An.F  kombinasi antara mainan berukuran besar, sedang dan kecil

-          Tampak Ny.Z minum teh sambil memangku AN.F

-          Hasil asesmen kesiapan toilet training

·         An. F secara fisik telah siap ditandai dengan berusia 24 bulan, mampu menjaga diaper tetap kering selama 2 jam, mampu duduk, berjalan dan jongkok, membuka baju dan celana sendiri

·         An. F secara psiskososial belum siap secara keseluruhan:

Item psikososial yang telah siap: An.F mampu berbicara lebih dari 3 kata, An.F telah merasakan sensasi BAK dan BAB, dan telah mampu menirukan perilaku orang lain

Item psikososial yang belum siap: walaupun An.F telah menunjukkan ketidaknyamanan jika diaper basah tetapi An.F belum mengekspresikan keinginannya untuk BAK dan BAB di toilet dan belum bisa duduk di atas kloset  selama > 5 menit dan tidak berpindah

·         Orang tua belum siap dikarenakan orang tua belum mengetahui kesiapan toilet training An.F

Hambatan menjadi orang tua berhubungan dengan ketrampilan merawat anak tidak tepat (00056)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Diagnosa Keperawatan (4)

Hambatan menjadi orang tua berhubungan dengan ketrampilan merawat anak tidak tepat (00056)

 

Nursing Care Plan

No

Diagnosa

NOC (5)

NIC (3)

1.

Hambatan menjadi orang tua berhubungan dengan keterampilan merawat anak tidak tepat (00056)

 

Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 2 kali pertemuan diharapkan hambatan menjadi orangtua dapat teratasi dengan kriteria hasil:

Kinerja Pengasuhan: Toddler (2907)

 

Indikator

A

T

Menggunakan strategi untuk mencegah cedera

3

5

Mengarahkan toilet training pada anak saat anak sudah siap

3

5

Keterangan:

A= Awal             T= Target

1:

Tidak pernah menunjukkan

2:

Jarang menunjukkan

3:

Kadang-kadang menunjukkan

4:

Sering menunjukkan

5:

Secara konsisten menunjukkan

Pengajaran keselamatan balita 19-24 bulan (5666):

-          Beri masukan kepada Ny.Z jika ingin minum minuman yang panas jangan dilakukan sambil memangku An.F

-          Berikan daftar yang harus dilakukan orang tua untuk menghindarkan kemungkinan terjadinya kecelakaan pada An.F:

·         Singkirkan mainan An.F yang berukuran kecil untuk menghindari terjadinya aspirasi

·         Simpan benda tajam peralatan dan perlengkapan dapur diluar jangkauan anak

·         Ajarkan anak mengenai bahaya dari jalan

·         Simpan semua bahan pembersih obat-obatan dan produk perawatan diri di luar jangkauan anak-anak

-          Berikan motivasi pada ibu

Pengajaran latihan toilet (5634):

-          Ajarkan orang tua bagaimana cara menentukan kesiapan fisik anak untuk belajar menggunakan toilet

-          Ajarkan orang tua bagaimana mengenali kesiapan anak secara psikososial untuk menggunakan toilet

-          Ajarkan orang tua mengenai bagaimana menentukan kesiapan orang tua dalam melatih anak menggunakan toilet

-          Sediakan informasi terkait strategi untuk meningkatkan penggunaan toilet

-          Dukung keluarga untuk melalui semua proses ini

-          Dukung keluarga untuk fleksibel dan kreatif dalam mengembangkan dan menerapkan strategi latihan

 Implementasi dan Evaluasi


 

No

Diagnosa

Hari, Tanggal

Jam

Implementasi

Evaluasi

1.

Hambatan menjadi orang tua berhubungan dengan ketrampilan merawat anak tidak tepat

Rabu,

11 November 2020

10.30 WIB

1.      Memberi masukan kepada Ny.Z jika ingin minum minuman yang panas jangan dilakukan sambil memangku An.F

2.      Memberikan daftar kegiatan yang harus dilakukan orang tua untuk menghindari terjadinya kecelakaan pada An.F:

-          Menyingkirkan mainan An.F yang berukuran kecil untuk menghindari terjadinya aspirasi

-          Menyimpan benda tajam peralatan dan perlengkapan dapur diluar jangkauan anak

-          Mengajarkan anak mengenai bahaya dari jalan

-          Menyimpan semua bahan pembersih obat-obatan dan produk perawatan diri di luar jangkauan anak-anak

3.      Memberikan motivasi kepada ibu, yang dilakukan dengan cara: ucapan dukungan secara langsung, dan meminta Ny.Z menginstal aplikasi parenting terpercaya yang didalamnya berisikan materi pengasuhan anak dan sharing antara orang tua dan dengan para ahli sehingga menjadi sumber informasi dan motivasi ibu

4.       Mengajarkan orang tua bagaimana cara menentukan kesiapan fisik anak untuk belajar menggunakan toilet dengan (media pembelajaran: leaflet)

5.      Mengajarkan orang tua bagaimana mengenali kesiapan anak secara psikososial untuk menggunakan toilet

(media pembelajaran: leaflet)

6.      Mengajarkan orang tua mengenai bagaimana menentukan kesiapan orang tua dalam melatih anak menggunakan toilet

(media pembelajaran: leaflet)

7.      Mengajarkan dan menyediakan informasi terkait strategi untuk meningkatkan penggunaan toilet

(media pembelajaran: leaflet)

8.      Mendukung keluarga untuk melalui semua proses ini, yang dilakukan dengan cara: ucapan dukungan secara langsung, dan meminta Ny.Z menginstal aplikasi parenting terpercaya yang didalamnya berisikan materi pengasuhan anak dan sharing antara orang tua dan dengan para ahli sehingga menjadi sumber informasi dan dukungan untuk ibu

9.      Mendukung keluarga untuk fleksibel dan kreatif dalam mengembangkan dan menerapkan strategi latihan

Rabu 11 November 2020

Jam 15.00 WIB

S:

-          Ny.Z mengatakan tidak akan minum minuman air panas saat sedang memangku anaknya

-          Ny.Z mengatakan akan memberikan daftar tugas kepada suaminya dan akan berusaha bersama-sama mengikuti daftar tugas untuk menjaga keadaan rumah tetap aman untuk An.F

-          Ny.Z mengatakan akan mempelajari kembali materi yang diberikan tentang toilet training bersama Tn.A

 

O:

-          Ny. Z kooperatif mengikuti tugas yang diberikan membuat keadaan rumah tetap aman untuk mencegah kecelakan pada An.F

-          Ny.Z telah memahami sebagian materi tentang toilet training

-          Ny.Z tampak tetap bersemangat melanjutkan proses toilet training

 

A:

Masalah hambatan menjadi orangtua teratasi sebagian

 

Kinerja Pengasuhan: Toddler (2907)

Indikator

A

T

C

Menggunakan strategi untuk mencegah cedera

3

5

4

Mengarahkan toilet training pada anak saat anak sudah siap

3

5

4

 

P:

Lanjutkan intervensi ajarkan tentang menentukan kesiapan fisik dan psikososial anak dalam proses toilet training dan strategi untuk meningkatkan penggunaan toilet

 

 

 

 

Catatan Perkembangan

No

Diagnosa

Hari, Tanggal

Implementasi

Evaluasi

1.

Hambatan menjadi orang tua berhubungan dengan ketrampilan merawat anak tidak tepat

Kamis,

12 November 2020

Jam 09.00 WIB

1.      Mengajarkan orang tua bagaimana cara menentukan kesiapan fisik anak untuk belajar menggunakan toilet dengan (media pembelajaran: leaflet)

2.      Mengajarkan orang tua bagaimana mengenali kesiapan anak secara psikososial untuk menggunakan toilet

(media pembelajaran: leaflet)

3.      Mengajarkan orang tua mengenai bagaimana menentukan kesiapan orang tua dalam melatih anak menggunakan toilet

(media pembelajaran: leaflet)

4.      Mengajarkan dan menyediakan informasi informasi terkait strategi untuk meningkatkan penggunaan toilet

(media pembelajaran: leaflet)

 

Kamis 12 November 2020

Jam 10.00 WIB

S:

-          Ny.Z mengatakan suaminya telah melihat daftar tugas dan setuju mengikutinya

-          Ny.Z telah melakukan daftar tugas

-          Ny.Z mengatakan menutup orderan selama proses merapihkan rumah, dan untuk selanjutnya berjanji bersama suaminya akan selalu merapihkan barang-barang yang berbahaya utuk An.F

-          Ny.Z mengatakan dirinya dan suami telah mengetahui cara mengenali kesiapan fisik, psikososial dan orangtua untuk meningkatkan penggunaan toilet

-          Ny.Z mengatakan dirinya dan suami telah mengetahui An.F belum siap aspek psikososial secara keseluruhan, karena belum menunjukkan keinginan untuk menggunakan toilet

-          Ny.Z mengatakan dirinya dan suami akan terus berusaha agar anaknya bisa menunjukkan keinginan untuk menggunakan toilet

-          Ny.Z mengatakan dirinya dan suami sudah memahami strategi peningkatan penggunaan toilet, dan akan memulai toilet training saat anak siap

O:

-          Ny. Z menggunakan strategi untuk menjaga rumah tetap aman

-          Orang tua telah memahami tentang cara mengenali kesiapan dan strategi meningkatkan penggunaan toilet

-          Ny.Z tampak tetap bersemangat untuk meningkatkan penggunaan toilet, dengan tahap awal membuat An.F menunjukkan keinginan untuk menggunakan toilet

 

A:

Masalah hambatan menjadi orangtua teratasi

Kinerja Pengasuhan: Toddler (2907)

Indikator

A

T

C

Menggunakan strategi untuk mencegah cedera

3

5

5

Mengarahkan toilet training pada anak saat anak sudah siap

3

5

5

 

P:

-

 


Daftar Pustaka

 

1.    Kemenkes RI. Pedoman Pelaksanaan: Stimulasi, Deteksi dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang Anak. 2016.

2.    Hockenberry M, Wilson D. Wong’s Nursing Care of Infants and Chidren. Elsevier Mosby; 2015. (10th).

3.    Butcher HK, Bulechek GM, Dochterman JMM, Wagner CM. Elsevier: Nursing Interventions Classification (NIC) [Internet]. 7th ed. Elsevier,Inc; 2018 [cited 2020 Nov 5]. Available from: https://www.elsevier.ca/ca/product.jsp?isbn=9780323497701

4.    Herdman TH, Kamitsuru Shigemi. NANDA-I Diagnosis Keperawatan Definisi dan Klasifikasi 2018-2020. Jakarta: EGC; 2017.

5.    Moorhead S, Swanson Elizabeth, Johnson Marion, Maas M. Nursing Outcome Classification (NOC). 6th ed. Elsevier,Inc; 2018.

 

 

No comments:

Post a Comment

Kumpuluan Laporan Tahap Profesi Ners

Contoh Laporan Asuhan Keperawatan Keluarga

  ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA PADA TAHAP PERKEMBANGAN ANAK PERTAMA (CHILD BEARING) : ANAK USIA TODDLER DI KECAMATAN KASIHAN KABUPATEN BAN...